Tag

, , ,


Apabila kita menyaksikan atau menonton televisi saat ini, tentunya yang ada di benak kita bahwa tayangan televisi saat ini tidak ada lagi yang mendidik. Kalopun ada porsinya sangat kecil, itupun di jam-jam yang kemungkinan kecil untuk ditonton. Memang tujuan utama media seperti televisi adalah untuk hiburan, namn hendaknya hiburan jangan semata hiburan namun yang ada unsur edukasi dan motivasi.

Apabila kita melihat tayangan televisi, dari pagi hari kita sudah disuguhi tontonan gosip tentang artis-artis yang bercerita tentang kehidupan glamournya, perceraian, perselingkuhan, dll. Mulai jam-jam 8  s/d jam 9 kita sudah diajak untuk menonton acara -acara musik yang mengajak kita untuk malas bekerja, malas belajar, hanya asyik mendengarkan musik2. Sorenya kita sudah disuguhi acara reality show yang sebenarnya tidak benar-benar reality…ya iyalah, semua pasti sudah diskenario..Intinya dari reality show adalah menujual hal-hal yang bersifat manusiawai dan berada di kehidupan sehari-hari. Bahkan kadang menjual kemiskinan. Dengan seolah-olah kaget sang presenter menanyakan “Dengan penghasilan cuman segini untuk hidup dengan 5 anak??” Itu sebenarnya tak lebih dari sebuah eksploitasi kemiskinan. Kenapa tidak memberi bantuan langsung saja tanpa harus dieksploitasi seperti itu???

Malam hari kita sudah disuguhi dengan acara sinetron, dari jaman pertama kali kemunculannya sampai dengan sekarang ternyata keberadaan sinetron tetep saja eksis. Ini menunjukkan bahwa antusiasme masyarakat untuk menonton sinetron masih tinggi. Namun dari semua sineteron yang ada, apakah ada yang mendidik?? Semuanya hanya mengumbar kemewahan, eksploitasi orang miskin, balas dendam, anak yang berani kepada orang tua, pertengkaran suami istri, perselingkuhan…Semuanya nggak ada yang beres.

Acara komedi  sekarang pun juga lebih payah lagi, nggak ada lucu-lucunya, tidak ada guyonan yang cerdas, yang ada hanya pukul2an sterofoam, dan yang lebih parah itu laris lagi. Apa selera masyarakat Indonesia akan humor yang semakin rendah?? Sebenarnya acara-acara seperti sinetron, komedi yang nggak jelas lucunya dimana sebaiknya di hentikan dari peredaran saja, hal ini mengingat dampaknya bagi masyarakat Indonesia. Masyarkat Indonesia adalah masyarakat yang gemar meniru dengan apa yang dilihatnya. Makannya ketika ditelevisi sinetron isinya hanya seputar hal-hal negatif saja tentu yang ada ya hanya memicu masyarakat untuk meniru tokoh-tokoh sinetron yang digemarinya itu.

Sekarang sudah saatnya bagi kita masyarakat Indonesia, mari kita boikot sinetron-sinetron, tayangan -tayangan yang sangat tidak mendidik itu. Jauhi televisi dan selalu berinovasi, berfikir kreatif. Bangsa kita tidak butuh masyarakat yang hanya hidup di dunia angan-angan, sudah saatnya berkarya untuk negeri kita. Amin…..Merdeka!!!!